Reaksi emosional sontak menyeruak saat pertama mendengar melihat, dan membaca berita mengenai penyerangan Israel ke warga Palestina menjelang pergantian tahun 2008 ke 2009 yang lalu. Betapa dungunya masyarakat internasional melihat kenyataan ini. Mereka tidak berpikir kalau hal ini terjadi kepada warga mereka. Mereka hanya bisa mengecam, mengutuk. Tapi tidak mengucilkan, tidak mengusir, tidak memboikot israel.
Bila saya ingat-ingat lagi sampai kapan sebenarnya penyerangan Israel (atau AS mewakili nasrani) terhadap kaum muslim akan berhenti, jawabannya adalah :
PERANG YANG DILAKUKAN UMAT YAHUDI DAN NASRANI TERHADAP UMAT ISLAM TIDAK AKAN BERHENTI HINGGA AKHIR ZAMAN
Karena itulah janji iblis yang terlaknat saat diusir Allah SWT dari surga. Selama ada kehidupan di muka bumi ini, selama belum kiamat, penyerangan terhadap islam dan umat muslim akan selalu berkobar.
Lalu apa yang dapat kita , sebagai umat muslim lakukan? Jawabannya tentu anda semua sudah tahu (sesuai dengan tingkat pemahaman masing masing, dan juga tingkat loyalitas anda terhadap keyakinan anda) ya kita kembali saja kepada diri kita sendiri. Sejauh mana kita bisa memperbaiki diri sendiri. dengan memperbaiki diri kita sendiri, kita jadi bisa memaksa diri kita untuk sholeh dan memahami bahwa :
"Setiap muslim adalah bersaudara, mereka bagaikan bagian tubuh satu sama lain. bila satu bagian tubuh sakit, maka bagian tubuh yang lain akan merasa sakit"
Dan kemenangan umat muslim pun akan terlahir bila kita sudah saling "mengobati kesakitan" itu. Dengan demikian, kita bisa lebih siap menghadapi gempuran kaum kafir. . . . sampai akhir zaman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar