Rabu, 29 Oktober 2008

Penghematan

Beberapa hari yang lalu, saya menyaksikan sebuah talkshow di TV One yang membahas mengenai Keputusan kenaikan UMR di tahun 2009. Pemerintah melalui SKB 3 menteri memutuskan untuk membatasi kenaikan UMR (yang biasanya sebanding dengan kenaikan gaji) sebesar 6 % saja.

Hanya untuk diketahui, tingkat inflasi tahun 2008 ini sebesar 11 persen (CMMIW) sedangkat Kenaikan UMR hanya sebesar 9 %, it means penghasilan buruh selalu kurang bila dibandingkan dengan kenaikan harga yang selangit. Boro boro memperkaya diri, untuk kebutuhan pokok saja masih tekor.

Solusinya apa ?

Jelas kita (saya) tidak bisa berharap banyak kepada perusahaan tempat dimana kita menjilat (bekerja) untuk menaikkan gaji kita walaupun hanya 6 persen saja di tahun 2009. Padahal dengan indikasi nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar sebesar 11.000 (29/10/08) ini, saya yakin , harga2 tidak akan pernah bisa turun, dan pasti banyak yang naik di tahun 2009.

Pendapatan saat ini jelas tidak bisa membuat cita cita saya (dan temen temen senasib di pekerjaan) tercapai, sebutlah :
- memiliki kendaraan
- menikah
- membeli / menyicil rumah
- atau bahkan berangkat ke tanah suci,

akan sangat sulit dilakukan dengan kondisi keuangan yang seperti ini.
Solusinya adalah mencari tambahan penghasilan lain tanpa melepaskan penghasilan yang sekarang ini. Mengapa ? karena target untuk berkembang dan menjadi anchor di perusahaan ini belum tercapai. karena target dari awal memutuskan tetap bertahan di perusahaan ini adalah peluang yang besar untuk menjadi "seseorang" di perusahaan, atau bahasa prosa nya " menjadi raja di kerajaan kecil" .

So, kita harus segera memikirkannya.

in next post, kita bahas apa saja yang bisa kita perbuat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar